metaverse

Saham Meta Turun Hingga 26% Lebih

Saham Meta Turun – Meta sebelumnya dikenal sebagai Facebook memasukkan banyak “telur” virtual (investment.red), serta miliaran dolar, ke dalam keranjang metaverse; dan Wall Street sangat mengkhawatirkannya.

Saham perusahaan Meta mengalami penurunan bersejarah pada hari Kamis setelah raksasa media sosial itu melaporkan penurunan laba yang jarang terjadi karena peningkatan tajam dalam pengeluaran, pertumbuhan pendapatan iklan yang goyah, persaingan dari TikTok dan lebih sedikit pengguna harian platform andalannya di Amerika.

Pada saat yang sama Meta menginvestasikan lebih dari 10 miliar dolar dalam rencana ambisius CEO Mark Zuckerberg untuk mengubah Meta Platform Inc menjadi realitas virtual, dengan membuat perusahaan “berbasis metaverse”.

Saham Meta turun lebih dari 26% menjadi $237,76 pada perdagangan Kamis sore, menumpahkan lebih dari $230 miliar dari nilai keseluruhan perusahaan atau kapitalisasi pasar.

Terlihat di layar perangkat di Sausalito, California, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan nama baru perusahaannya, Meta, dalam sebuah acara virtual pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Baca juga : https://iptek.co.id/apple-akan-rillis-iphone-se-yang-spesifikasi-mirip-iphone-12/

Terlihat di layar perangkat di Sausalito, California, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan nama baru perusahaannya, Meta, dalam sebuah acara virtual pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Dalam sejarah, penurunan nilai perusahaan ini merupakan yang terbesar dalam satu hari bagi sebuah perusahaan.

Analis di firma riset GlobalData, Rachel Jones, mengatakan kepada Associated Press, “Meta mengorbankan model bisnis intinya karena minatnya pada metaverse. Bertaruh besar di metaverse bukanlah hal yang buruk, teknologinya akan menjadi besar dan memberikan banyak peluang. Tapi setidaknya butuh satu dekade lagi untuk benar-benar berjalan dengan lancar.”

Sementara perusahaan teknologi terbiasa membuat taruhan besar pada ide-ide yang terdengar futuristik – yang terkadang menjadi kenyataan dan membayar dividen besar – Wall Street tidak menyukai ketidakpastian. Ada juga fakta yang tidak menyenangkan dari kesulitan berkelanjutan yang dihadapi Facebook dalam menangani dampak dunia nyata pada platform yang ada.

(sumber : voaindonesia.com)

Gratis Konsultasi

Hubungi kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *