VR: Chemical Haptic untuk Simulasi Fisik - Iptek Digital
VR Chemical Haptic

VR: Chemical Haptic untuk Simulasi Fisik

VR: Chemical Haptic untuk Simulasi Fisik – Kacamata VR saat ini mampu mensimulasikan lingkungan nyata untuk memperdaya otak Anda sehingga seolah-olah Anda benar-benar berada di sana.

Namun, para peneliti di University of Chicago melangkah lebih jauh dengan mensimulasikan sensasi fisik menggunakan bahan kimia yang dioleskan ke kulit Anda.

Implementasinya terlihat sederhana, namun hasilnya menarik dan bisa memberikan cara untuk membuat VR menjadi lebih imersif.

Metode inovatif ini, yang disebut “Chemical Haptic”. Sebelum membahas lebih jauh terkait apa itu Chemica Haptic, ada baiknya kita mencari tahu dahulu apa itu VR.

Mengenal Pengertian Virtual Reality (VR)

Virtual Reality (VR) adalah teknologi yang menciptakan pengalaman imersif yang mendalam, menggabungkan elemen-elemen visual, auditif.

Kadang-kadang sensasi fisik untuk membawa pengguna ke lingkungan yang terasa nyata, meskipun sebenarnya mereka berada di dunia nyata.

Dengan menggunakan perangkat seperti headset atau kacamata VR, pengguna dihadapkan pada dunia buatan yang sering kali interaktif.

Memungkinkan mereka untuk menjelajahi dan berinteraksi dengan lingkungan yang tampak seolah-olah mereka berada di dalamnya.

Teknologi ini tidak hanya digunakan dalam hiburan, namun juga memiliki aplikasi yang luas dalam pendidikan, bidang medis, simulasi, dan bahkan industri.

Virtual Reality telah membuka pintu bagi pengalaman baru yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, menggabungkan dunia digital dengan dunia nyata secara lebih mendalam dan mengesankan.

Mengenal Teknologi Inovasi Terbaru Chemical Haptic

Teknologi Chemical Haptic melibatkan pemicuan berbagai rangsangan pada kulit menggunakan berbagai bahan kimia.

Bahan kimia disampaikan menggunakan sistem khusus berupa plester dan pompa yang dapat dipakai di mana saja pada tubuh.

Selama kontak langsung dengan kulit dimungkinkan, plester akan berfungsi — termasuk di wajah. Studi tersebut menyatakan bahwa bahan kimia itu sendiri aman bagi manusia.

Lima Bahan Kimia untuk Lima Sensasi Fisik

Ada lima bahan kimia yang berbeda untuk mensimulasikan lima sensasi fisik yang berbeda pula. Lima bahan tersebut yaitu:

Mentol

Digunakan sebagai bahan kimia untuk menciptakan sensasi kesejukan yang mirip dengan berjalan di luar pada hari yang dingin, memberikan pengalaman yang menyegarkan pada kulit pengguna.

Baca Juga : Konser VR BLACKPINK: A VR Encore
Lidokain

Merupakan jenis anestesi lokal yang sering digunakan untuk mengurangi sensasi pada kulit, memberikan pengguna pengalaman kebas yang ringan atau mati rasa.

Kapsaisin

Bahan kimia yang ditemukan dalam makanan pedas yang mampu menciptakan sensasi panas atau rasa hangat pada kulit, menambahkan elemen suhu pada pengalaman VR.

Sanshool

Menyebabkan sensasi kesemutan pada kulit, memberikan efek yang unik dan menyegarkan pada pengalaman Virtual Reality.

Cinnamaldehyde

Mensimulasikan sensasi terbakar, memiliki potensi untuk menghadirkan pengalaman yang mengajarkan umpan balik negatif pada pengguna dalam lingkungan VR.

Teknologi Chemical Haptic dengan Virtual Reality

Para peneliti membuat video untuk menunjukkan bagaimana setiap sensasi tersebut bisa digunakan.

Mereka membuat permainan VR sederhana di mana pemain berjalan melalui berbagai lingkungan dan memiliki lengan palsu virtual yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Sebagai contoh, ketika lengan palsu virtual mulai mengalami gangguan, plester kimia melepaskan sanshool untuk mensimulasikan sensasi terkejut.

Pemain juga berjalan melalui berbagai lingkungan untuk mensimulasikan panas atau dingin.

Inspirasi Simulasi VR dengan Teknologi Inovatif

Jadi, mengapa semua ini penting? Nah, belakangan ini ada minat yang kembali dalam VR dan bagaimana hal itu bisa diterapkan.

Facebook baru-baru ini mengubah namanya menjadi Meta untuk menandakan fokusnya pada menciptakan metaverse, sebuah evolusi dari internet yang melihat interaksi sosial tidak hanya pada layar, tetapi dalam dunia virtual 3D yang sepenuhnya diwujudkan.

Dalam novel Ready Player One, ada baju haptic canggih yang memberikan sensasi realistis dari berbagai tekstur dan permukaan saat terkoneksi ke dunia virtual bernama OASIS.

Penelitian ini bisa menjadi batu loncatan menuju jenis baju seperti itu jika metaverse benar-benar terwujud.

Kembangkan Teknologi Digital yang Inovatif bersama IPTEK Digital Nusantara

Dari penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan kimia untuk menciptakan sensasi fisik dalam lingkungan Virtual Reality adalah langkah inovatif menuju imersi yang lebih dalam dalam pengalaman VR.

Perangkat Chemical Haptic membuka potensi untuk menghadirkan sensasi dingin, kebas, panas, kesemutan, dan sensasi terbakar, memperkaya pengalaman pengguna dalam dunia virtual.

Hal ini tidak hanya mengangkat tingkat imersi, tetapi juga memperluas batas kemungkinan dalam aplikasi teknologi VR di berbagai bidang, dari hiburan hingga pendidikan dan bidang medis.

Jika Anda tertarik untuk menjelajahi lebih dalam tentang teknologi digital yang inovatif, kami di IPTEK Digital Nusantara siap membantu Anda.

Kunjungi situs web kami di IPTEK Digital Nusantara untuk informasi lebih lanjut tentang Jasa Teknologi Virtual Reality yang kami tawarkan.

Jadilah bagian dari revolusi Virtual Reality yang sedang berkembang dan hubungi kami untuk memulai perjalanan teknologi Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *