Pandangan Gen Z dan Millennials Pada Metaverse - Iptek Digital
Pandangan Gen Z dan Millennials Pada Metaverse

Pandangan Gen Z dan Millennials Pada Metaverse

Pandangan Gen Z dan Millennials Pada Metaverse – Semakin berkembanganya metaverse dibeberapa belakang, memberikan pengalaman baru untuk beberapa generasi.

Hal ini bisa menarik perhatian perusahaan ternama untuk melakukan penelitian, bagaimana pandangan genarasi tertentu pada metaverse. 

Salah satu perusahaan, yang baru saja menghadirkan hasil penelitian melalui survei yaitu Yahoo.

Yahoo adalah perusahaan multinasional asal Ameria Serikat, sebagai penyedia layanan website atau internet yang masif.

Pandangan Gen Z dan Millennials Pada Metaverse

Gen Z 

Gen Z adalah generasi yang terlahir di antara tahun 1996 sampai 2010.

Dari hasil penelitian Yahoo, pandangan gen Z pada metaverse, yaitu mereka ingin menjalin hubungan sosial.

Selain itu, mereka mungkin ingin berkesempatan untuk melanggar aturan di dunia nyata. 

Mungkin mereka juga berharap untuk menjadi kaya, dan mencapai impian pribadi dalam dunia virtual metaverse yang tidak terbatas.

Melalui hasil survei Yahoo, keselarasan sangat penting untuk kalangan generasi Z.

Artinya, mereka mungkin sangat mempercayai bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama dalam metaverse.

Untuk kategori komunitas virtual, mereka ingin membangun hubungan sosial yang berbeda dari dunia nyata.

Mereka juga akan menghargai peluang untuk menunjukkan keunikan tersendiri dan bertemu teman dengan baru melalui avatar digital.

Dengan hal tersebut, bisa disimpulkan bahwa generasi Z sangat suka berkreasi dan kebebasan yang sesuai dengan karakter pribadi.

Dimana mereka juga bisa menghargai perbedaan dan mempunyai peluang yang sama dalam dunia virtual metaverse yang tidak terbatas. 

BACA JUGA : Hasil Riset: Banyak Gen Z yang Bekerja Sampingan Sebagai Kreator Konten tahun 2023

Millenials

Millennials adalah generasi yang terlahir di antara tahun 1981 hingga 1996.

Pandangan generasi ini pada metaverse yaitu keinginan mereka untuk meningkatkan pengalaman.

Dengan cara menghadirkan ruang untuk berinovasi dan menjalin komunikasi yang memperkuat hubungan manusia.

Mungkin mereka menginginkan metaverse dengan pengalaman imersif dan interaksi nyata sebagai hiburan.

Interaksi tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan avatar digital pribadi mereka. 

Berbeda dengan generasi Z, millennials lebih menyukai avatar yang berbeda dari penampilan mereka didunia nyata.

Kebanyakan responden generasi ini, lebih memilih untuk menggunakan pakaian atau aksesoris bermerk dunia nyata bagi avatar mereka.

Survei juga menunjukkan, generasi ini akan melakukan hobi mereka dalam kehidupan nyata dan membawanya ke dalam dunia virtual metaverse.

Selain itu, mereka juga terbuka pada kegiatan transaksi atau melakukan aktivitas ekonomi dalam metaverse. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *