Contoh Penerapan Teknologi VR, AR, Dan MR

Teknologi VR,AR Dan MR – Dalam beberapa tahun terakhir, mungkin sebagian besar dari kita telah mendengar banyak tentang realitas campuran (MR) atau “realitas campuran”, VR dan AR. Atau lihat di film “Iron Man” atau “The Avengers”. Mungkin banyak dari mereka yang belum begitu paham apa itu MR.

Teknologi ini sangat penting, karena dengan munculnya 5G akan mempercepat perkembangannya dan menjadi hot spot dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa teknologi ini kemungkinan akan menggantikan seluler di masa depan.

Berikut ini Iptek  akan berbagi penjelasan lebih lengkap mengenai teknologi VR,AR dan MR :

1. Virtual Reality ( VR )

Virtual reality (VR) atau realitas virtual: menghadirkan dunia virtual di depan mata Anda. Dan membuat Anda berpikir itu benar. Faktanya, dunia game adalah realitas virtual yang khas. Penerapan helm membuat rasa pencelupan lebih kuat, dan adegan virtual yang jelas disebut VR.

Augmented reality atau AR: mentransfer dunia maya ke dunia nyata. Misalnya, “Pokemon Go” yang dirilis Nintendo pada tahun 2016, game ini berbasis teknologi AR. Pemain dapat menemukan elf di lingkungan nyata melalui layar ponsel, dan kemudian menangkap atau bertarung dengan mereka.

Baca Juga : Pemanfaatan Teknologi Virtual Reality dalam Berbagai Bidang

2. Augmented Reality ( AR )

Augmented reality atau AR adalah mentransfer dunia maya ke dunia nyata. Misalnya, “Pokemon Go” yang dirilis Nintendo pada tahun 2016, game ini berbasis teknologi AR. Pemain dapat menemukan elf di lingkungan nyata melalui layar ponsel, dan kemudian menangkap atau bertarung dengan mereka.

Baca Juga : Ternyata Inilah Teknologi Augmented Reality yang Digunakan

3. Mixed Reality ( MR )

Mixed Reality ( MR ) adalah kebalikan dari AR yaitu memasuki dunia nyata dan memasuki dunia maya. Kedengarannya hampir sama, tetapi perbedaannya besar karena lebih mudah memasukkan dunia maya ke dunia nyata. Misalnya, dunia game di mana hal-hal virtual ditampilkan pada gambar nyata.

Jauh lebih sulit untuk mengintegrasikan dunia nyata ke dunia maya. Karena kita harus menggunakan kamera untuk mengambil foto dua dimensi untuk memvirtualisasikan realitas. Jadi kita harus membuatnya menjadi foto 3D melalui komputer, yang disebut pemodelan 3D. Hanya melalui virtualisasi semacam ini kita dapat mengintegrasikannya ke dalam dunia virtual 3D.

Seperti memperbaiki mobil. Dengan munculnya MR, kita dapat mengambil foto mobil 3D dan mentransfernya ke bengkel. Teknisi dapat melihat mobil seperti bentuk asli mobil. Dia dapat memberikan saran untuk perbaikan segera setelah mengevaluasi masalah. Teknisi dapat menampilkan setiap langkah dalam entitas virtual 3D, dan dapat memperbaiki semua.

Gratis Konsultasi

Hubungi kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *